Mencontek Awal Korupsi

MENCONTEK  AWAL
KORUPSI
Korupsi berasal dari
bahasa Latin yaitu
Coruptio dari kata kerja
corrumpere yang artinya
busuk, rusak,
menggoyahkan dan
mneyogok. Sedangkan
menurut Transparanmoy
Internasional adalah
perilaku pejabat publik,
baik politikus / politisi
maupun pegawai negeri
yang secara tidak wajar
dan legal memperkaya
diri atau memperkaya
mereka yang dekat
dengan dengannya
dengan
menyalahgunakan
kekuasaan publik yang
dipercayakan kepada
mereka. Dari pengertian
tersebut kita dapat
menyimpulkan bahwa
korupsi adalah suatu
perbuatan yang sangat
tidak terpuji, merugikan
orang lain bahkan bangsa
dan negara. Korupsi
terjadi tidak hanya
dinegara – negara maju
bahkan di negara –
negara berkembang
seperti Indonesia. Negara
kita yaitu negara
Indonesia bahkan
menempati peringkat
pertama negara terkorup
sedunia. Apa yang terjadi
dengan negara kita, yang
terkenal dengan
masyarakat yang
baikdan suka menolong ?
Apa kita sudah lupa
dengan nenek moyang
yang dikenal berbuat
luhur ? Mungkin
pertanyaan ini sangatlah
cocok dengan negara kita
yang sekarang banyak
meniru budaya barat dan
melupakan budaya timur
yang dulu kita miliki.
Memang negara kita telah
berusaha untuk
memberantas korupsi,
misalnya dengan
dibentuknya Komisi
Pemberantasan Korupsi
(KPK), dan usaha – usaha
yang lain yang tak dapat
kita sebutkan satu
persatu, akan tetapi satu
dan satu itu merupakan
kunci dari korupsi yang
dilupakan bangsa kita .
Apa itu ? yaitu
pendidikan yang baik dan
benar. Pendidikan
merupakan salah satu
proses pembentukan
kepribadian yang paling
penting. Tetapi mengapa
banyak pejabat kita yang
memiliki pendidikan
tinggi tapi masih
melakukan tindakan
korupsi ? itu mungkin
dikarenakan sejak
didalam pembelajaran
atau sekolah, mereka
tidak benar –benar
belajar bersungguh –
sungguh. Maksudnya
mereka melakukan
perbuatan mencontek
yang sehingga
mendapatkan gelar
sarjana atau bakan
profesor. Mencontek
merupakan tindakan
pelajar yang dapat
menjadikannya seorang
koruptor.
Mengapa mencontek
dapat melatih perilaku
korupsi ? itu karena
mencontek merupakan
suatu tindakan
ketidakjujuran seseorang
dalam belajar. Sedangkan
korupsi adalah suatu
tindakan ketidakjujuran
juga. Jadi, mencontek dan
korupsi adalah perbuatan
yang sama akan tetapi
mencontek dikenal
dikalangan pelajar
sedangkan korupsi
dikenal dikalangan
pejabat. Maka dari itu
seorang pelajar yang
mencontek didalam
belajarnya sama saja itu
melatih sifat korupsinya.
Sehingga seorang
pencontek yang dapat
sekolah setinggi –
tingginya dan ia menjadi
pejabat, maka pasti dia
adalah seorang koruptor
yang handal karena ia
tidak mendapatkan ilmu
yang bermanfaat yang
membuat ia dipenuhi
jiwa untuk melakukan
tindakan yang tidak baik
seperti korupsi.
Maka dari itu
seseorang yang memiliki
pendidikan tinggi bukan
berarti ia memiliki ilmu
yang tinggi. Jadi
meskipun pejabat yang
memiliki pendidikan
tinggi dan ilmu yang
bermanfaat karena tidak
mencontek. Pasti ia tidak
akan melakukan bahkan
mendekati perilaku
korupsi. Seorang pelajar
yang bersungguh –
sungguh belajar pasti ia
mengetahui bahwa
perbuatan korupsi itu
sangat merugikan rakyat,
merugikan perekonomian
dan keuangan negara,
merendahkan martabat
manusia dan bangsa di
mata Allah maupun
bangsa – bangsa lain di
dunia dan akan
mendapatkan balasan
dari Allah SWT. Oleh
karena itu, kita harus
belajar dengan sungguh –
sungguh dan tidak
mencontek, agar bangsa
kita memiliki tunas –
tunas bangsa yang bersih
dari virus – virus jahat
dan memajukan bangsa
kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s